Bekerja dan Berkarya dari Tempat Tidur, Kenapa Tidak ?

Jika bekerja di atas meja konvensional nampak seperti pekerja keras, maka jika anda jenis orang yang suka bermalas-malas di atas tempat tidur, Jepang punya jawabannya. Meja Tidur terbaru buatan Jepang telah dilemparkan ke pasaran, memungkinkan pengguna laptop untuk bekerja sambil tiduran. Buat para penggila game yang betah-betah di kamar, nampaknya inilah yang cocok buat mereka.

Beberapa keuggulan meja tidur Jepang dibanding meja konvensional antara lain:
  • Secara nyaman bisa menempatkan laptop tepat di atas penggunanya
  • Sambil berbaring kaki bisa bergerak ke segala arah tanpa batas

image: www.kotaku.com

Diproduksi oleh perusahaan Jepang, Sanko, bidang rata dari meja ini bisa diputar 360 derajat dan sambungan kaki-kakinya bisa diputar dan dipindahkan ke berbagai posisi. Karena itu, tidak heran jika produsen meja ini mengaku bahwa meja ini bahkan bisa dialih fungsikan sebagai meja makan atau meja kursi biasa di depan sofa.


image: www.dailymail.co.uk

Dan seperti layaknya meja laptop, "meja malas" inipun dilengkapi dengan kipas yang akan mendinginkan anda dan laptop anda. Saat ini telah diluncurkan dipasaran Jepang dengan harga kisaran US$90 (8.890 yen).


image: www.dailymail.co.uk

Apakah bekerja atau membaca sambil tiduran itu aman untuk kesehatan ?

Menurut female.kompas.com tahun 2010, posisi yang paling ideal untuk membaca itu adalah meletakkkan bacaan pada sudut 60 derajat ke arah bawah dan berjarak sekitar 30 cm dari wajah. Jika ingin membaca sambil tiduran, pilihlah posisi rebah dan usahakan tubuh setengah duduk atau bersandar dan kepala tegak.

Alasan utama yang mengatkan bahwa membaca sambil tiduran itu buruk untuk mata adalah karena membaca sambil tiduran itu sulit mengontrol jarak antara obyek bacaan dan mata kita serta sudut pandangnya. Alasan yang kedua adalah ketika membaca sambil tiduran kedua mata kita tidak pada level horisontal yang sama, sehingga mengakibatkan mata lelah.




Sumber: dailymail.co.uk, kompas.com
Photograph: dailymail.co.uk, kotaku.com

No comments:

Post a Comment